facebook-img
Video Musik “Nyala” Sal Priadi Digarap oleh Sutradara Edwin

Video Musik “Nyala” Sal Priadi Digarap oleh Sutradara Edwin

Musik

Mei 28, 2025 | views : 782

Lima tahun setelah album debut “Berhati” dirilis, Sal Priadi kembali menandai perjalanan musiknya dengan merilis video musik untuk salah satu lagu penting di album tersebut, “Nyala”. Momen ini berbarengan dengan hadirnya Memomemoria 2025, festival multidisiplin lanjutan dari format serupa yang sebelumnya pernah digelar di 2023.

 

Video musik “Nyala” digarap oleh Edwin, sutradara film yang turut berperan membawa Sal ke dunia seni peran lewat Seperti Dendam Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021). “Berhati” sendiri, yang rilis tahun 2020 dengan sebelas lagu di dalamnya, hingga kini sudah diputar lebih dari 350 juta kali, menjadikannya salah satu rilisan penting dalam perjalanan musik Sal.

Edwin bercerita bahwa proses kreatifnya untuk “Nyala” berlangsung pelan dan penuh penghayatan. Ia membiarkan lagu itu mengalun di berbagai situasi selama kurang lebih dua bulan dari pagi yang sunyi sampai hiruk pikuk jalanan hingga energi dari lagu itu mulai menuntunnya pada bentuk visual yang tepat.

 

“Energi yang sering muncul itulah yang saya ikuti,” kata Edwin. “Saya ingin merespon musik ini dengan tidak terburu-buru.”

 Dari proses itu, muncul satu benang merah kuat: keos masa kecil. Bukan dalam arti negatif, melainkan energi liar yang spontan, berani, menolak diam, dan sering kali hilang saat kita tumbuh menjadi orang dewasa yang lebih teratur dan penuh pertimbangan.

 

“Ini bukan soal pengalaman spesifik,” jelasnya. “Tapi tentang spontanitas, kegilaan kecil, keinginan buat rusuh dan melawan kebosanan serta kemapanan.” Selain nostalgia, ada satu kata yang jadi bahan bakar utama visualnya: cemburu. Bukan cemburu romantis belaka, melainkan rasa yang lebih luas dan manusiawi.

 

“Cemburu itu bukan cuma urusan cinta,” ujar Edwin. “Bisa soal ketidakadilan. Tentang merasa ditinggalkan atau dianggap nggak kompeten. Itu bisa melahirkan kemarahan cemburu yang melelahkan.” Hasilnya adalah video musik yang membuka ruang bagi penonton untuk menafsirkan dan merasakan. Bukan sekadar suguhan visual, tetapi pintu kecil menuju memori, emosi, dan mungkin bagian dari diri sendiri yang dulu pernah menyala terang sebelum perlahan meredup.

 

Sal merespons penjelasan panjang sang sutradara dengan singkat namun hangat. “Aku nggak perlu nambah penjelasan lagi. Semoga video musik ini bisa diterima oleh pendengar,” ujarnya.

 

Video musik “Nyala” sudah dapat disaksikan di channel YouTube Sal Priadi.

 

Cek Berita Lainnya
hiasan-kanan-bawah

Tentang artikel ini

Artikel ini masuk kategori Musik di EVO Up To Date, kanal berita dan cerita Evoria seputar musik, film, seni, desain, fashion, dan gaya hidup anak muda Indonesia.

Kami menulis soal rilisan baru, tren yang lagi ramai, dan hal-hal yang sering terlewat dari obrolan sehari-hari — dari kenapa sebuah lagu bisa terus terngiang sampai apa yang terjadi di balik layar sebuah karya. Tidak semuanya berat, dan memang tidak dimaksudkan begitu.

Setiap artikel yang lo baca di Evoria menambah poin yang bisa ditukar dengan merchandise dan hadiah lain. Telusuri artikel lain di kategori yang sama, atau lihat seluruh kabar terbaru di halaman EVO Up To Date.

Banner

PERINGATAN:

KARENA MEROKOK, SAYA TERKENA KANGKER TENGOROKAN

LAYANAN BERHENTI MEROKOK (0800-177-6565)

Banner

Next on queue

I Need YouLightspace05:21
Kita Rayakan PerpisahannyaDiffa Chandra05:58
Di Balik RealitaSnapburn04:30
Pluviophile SongMichelle Limanjae03:29
Crystal VisionSandstrom of Youth03:32
Debar AsmaraKidunghara03:47
This Is UnfairnessElin Henreitha03:49
UlemanBasajan02:33
RinduDaniel Rumbekwan03:15
OutlierJoy Manifesto03:56
Ia Menuruni Bukit ItuBatu Besi Pasir04:11
Aku dan MusikJuzzer03:03
Asmara AdindaLyft04:35
Love ParadoxAlvin Wardiman04:50
Stay In LineJuicebox03:50
Is It Worth? (It Ain't)Salim Lubis03:40
Kisah SehariJelaga02:56
Cover art for I Need You

I Need You

Lightspace