
Top 4 Peserta Inkubasi Fashion Evoria 2024
Juni 7, 2024 | views : 562
Setelah para top 10 peserta di sub-culture fashion melakukan pre-inkubasi, akhirnya terpilihlah top 4 peserta yang akan melanjutkan ke tahap inkubasi setelah melewati proses kurasi yang nggak mudah, Evorian. Top 4 peserta inkubasi ini tentunya nggak hanya punya karya fashion yang keren, tapi juga memiliki pesan yang sejalan dengan konsep care, dare, dan flare yang jadi tema besar untuk Evoria 2024. Siapa aja nih top 4 peserta yang masuk ke inkubasi fashion dan akan medapatkan masterclass serta dukungan untuk mewujudkan ide fashion mereka? Langsung aja kenalan bareng top 4 peserta inkubasi fashion.
Bytash Studio

Berasal dari kota Malang, Bytash Studio menjadi modest brand yang punya visi besar untuk bisa go internasional. Diprakarsai oleh Tasha Nur Luansa, Bytash Studio selalu fokus untuk mengusung sustainability dengan penggunaan bahan non-polyester. Nggak cuma itu, Bytash Studio juga fokus untuk terus memberdayakan tim produksi dari lingkungan sekitar. Bedanya dari kompetitor, Bytash Studio punya ciri khas di setiap produknya lewat pemilihan konsep cirle. Di industri fashion sendiri, istilah "cirle" merujuk pada konsep "circular fashion" atau "mode sirkular." Konsep circular fashion ini punya pendekatan yang bertujuan untuk membuat siklus hidup produk fashion lebih berkelanjutan lewat meminimalkan limbah dan memaksimalkan penggunaan sumber daya. Nggak hanya mengusung konsep cirle, Bytash Studio juga memiliki ciri khas dari cuttingan yang digunakan sebagai DNA dari brand. Hal tersebut karena target audiens Bytash Studio cukup luas dengan rentang usia dari 17 - 50 tahun. Dimana mereka adalah orang-orang yang punya ketertarikan besar buat bergaya dengan selera fashion yang unik.
Kinika the Label

Kinika the Label jadi brand fashion kedua yang masuk sebagai peserta inkubasi fashion Evoria 2024. Berdiri sejak 2022 oleh Caecilia dan Miftha, brand fashion yang satu ini hadir untuk menjawab keresahan anak muda yang ingin memiliki wardrobe anti-mainstream , tapi tetap bisa digunakan sehari-hari. Lewat visi inilah Kinika the Label hadir dengan tampilan style artsy-casual dengan look edgy . Dimana setiap karya yang dihasilkan selalu memadukan inovasi teknis dengan ekspresi artistik melalui exploration dan multi-fuctional fabric yang memungkinkan penggunaan untuk berbagai kesempatan. Memiliki singkatan dari bahasa sansekerta Arkian-Arunika yang melambangkan semangat, motivasi dan harapan, Kinika ingin setiap orang yang memakainya punya spirit yang sama untuk terus semangat, memiliki motivasi, serta harapan setiap harinya. Dua sahabat yang merupakan lulusan Pendidikan Tata Busana Universitas Negeri Jakarta ini ingin setiap orang yang memiliki kesukaan pada pakaian yang unik dan anti-mainstream , tetap bisa tampil keren di setaip harinya.
Saparo Studio

Kecintaan Jemi Nikolaus Rahangiar terhadap limbah dan kebiasaannya untuk terus berani explore serta melakukan experiment , akhirnya melahirkan brand dengan misi keren untuk memanfaatkan limbah, Evorian. Misi ini lah yang akhirnya membawa Saparo Studio jadi brand fashion selanjutnya yang masuk ke inkubasi fashion Evoria 2024. Memiliki tagline "Magic Waste to Your Magic" Saparo Studio fokus untuk mengolah limbah menjadi barang fashion yang nggak hanya punya nilai guna, tapi juga memiliki unsur seni di dalamnya. Memiliki kiri khas lewat desainnya yang berani bereksperimen serta selalu menyertakan sentuhan personal, Saparo Studio hadir bagi siapa saja yang mau tampil beda dengan berbagai koleksi yang mereka keluarkan. Jadi buat lo Evorian yang pengen punya tampilan keren, tapi mau jadi bagian untuk bisa mengurangi limbah, lo bisa dapetin semua koleksi Saparo Studio di Instagram mereka.
Ferren Justine

Memulai karir di industri fashion menjadi impian Ferren Justine sejak kecil. Peserta inkubasi fashion Evoria ini mengatakan semakin dia mendalami industri fashion , semakin dia menyadari banyak isu-isu negatif yang timbul hanya untuk menciptakan beberapa potong busana. Hal inilah yang membuatnya ingin menciptakan fashion yang tetap memperhatikan lingkungan dengan mengedepankan sustainability . Berbeda dari ketiga peserta lainnya, ciri khas dari design yang Ferren buat adalah multifunctional & modular fashion piece dengan menggunakan material utama sustainable denim. Ferren berharap dengan adanya koleksi ini, semakin banyak orang akan sadar mengenai dampak negatif yang dihasilkan dari denim conventional dan mulai beralih kepada sustainable denim . Design multifunction dalam koleksi ini juga membantu penggunanya untuk memperpanjang cycle pakaian yang telah dibeli, menggunakannya secara maksimal dan berulang kali tanpa merasa bosan ataupun kesulitan untuk mengikuti trend yang akan datang. Konsep inilah yang membuat Ferren menjadi salah satu peserta inkubasi fashion karena sejalan dengan tema besar Evoria 2024 tentang care, dare, and flare. Baginya tantangan terbesar sebagai fashion designer yang berfokus pada isu keberlanjutan adalah menciptakan desain yang berkelanjutan tanpa menghasilkan persepsi greenwashing. Ferren terus berusaha menggunakan material ramah lingkungan dan menghasilkan siluet desain yang tidak terpatok pada tren sesaat, sambil tetap memiliki daya tarik dan keunikan tersendiri. Keempat peserta inkubasi fashion Evoria 2024 tentu tidak hanya memiliki desain keren Evorian, tapi mereka juga berdedikasi untuk menciptakan perubahan positif dalam industri fashion Indonesia lewat koleksi yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat. Tunggu keseruan inkubasi fashion dan karya -karya terbaik mereka di Evoria 2024.

Tentang artikel ini
Artikel ini masuk kategori Musik di EVO Up To Date, kanal berita dan cerita Evoria seputar musik, film, seni, desain, fashion, dan gaya hidup anak muda Indonesia.
Kami menulis soal rilisan baru, tren yang lagi ramai, dan hal-hal yang sering terlewat dari obrolan sehari-hari — dari kenapa sebuah lagu bisa terus terngiang sampai apa yang terjadi di balik layar sebuah karya. Tidak semuanya berat, dan memang tidak dimaksudkan begitu.
Setiap artikel yang lo baca di Evoria menambah poin yang bisa ditukar dengan merchandise dan hadiah lain. Telusuri artikel lain di kategori yang sama, atau lihat seluruh kabar terbaru di halaman EVO Up To Date.


