.jpg)
Thee Marloes Rangkum Harapan dan Keraguan Lewat Single Terbaru “Harap dan Ragu”
November 29, 2025 | views : 1000
Trio soul asal Surabaya, Thee Marloes baru aja ngerilis karya terbaru mereka yang berjudul “Harap dan Ragu”. Single ini resmi dirilis pada Senin, 17 November, lewat Big Crown Records, label rekaman dari Brooklyn, Amerika Serikat.
Buat yang ngikutin journey Thee Marloes, sebelumnya mereka sudah merilis “I’d Be Lost” di bulan Juli dan “What’s On Your Mind” di September. Nah, “Harap dan Ragu” jadi lanjutan dari rangkaian single menuju album penuh kedua mereka yang rencananya dirilis pada 2026.
Cerita di Balik Lagu
Lewat lagu berbahasa Indonesia ini, Thee Marloes mencoba menggambarkan perjalanan waktu dan ketidakpastian hidup perasaan yang sering bikin kita berharap tapi sekaligus ragu pada hal-hal yang kita jalani.
Sinatrya Dharaka, gitaris Thee Marloes, bilang kalo lagu ini berangkat dari refleksi tentang hidup yang terus berjalan tanpa bisa kita pilih atau hentikan.
“Lagu ‘Harap dan Ragu’ bercerita tentang bagaimana kita tidak bisa memilih untuk terus bertambah usia, tapi waktu seolah selalu berlari mendahului. Hari ini mungkin kita masih bisa menyapa seseorang, tapi belum tentu besok. Bisa jadi kita yang pergi lebih dulu, bisa juga orang terdekat kita,” jelas Sinatrya.
Dia juga nambahin kalau perspektif tentang mimpi dan harapan pun ikut berubah seiring berjalannya waktu.
“Dulu banyak keinginan, cita-cita, dan mimpi yang terasa begitu besar. Tapi seiring berjalannya waktu, mulai muncul rasa ragu.. apakah semua harapan itu akan berarti jika esok kita sudah tak ada?” lanjutnya.
Selain Sinatrya, Thee Marloes juga diisi oleh Natassya Sianturi (vokal & piano) dan Tommy Satwick (drum). Mereka cerita kalau proses pembuatan lagu ini terbilang cepat dan spontan.
“Prosesnya sangat cepat. Saya menemukan riff sitar di studio, lalu kami menyusun struktur lagu bersama Tommy, Rhesa, dan Sandy. Keesokan harinya, Natassya langsung menulis lirik dan merekam vokalnya. Semuanya terasa mengalir saja,” kata Sinatrya.
Secara musikal, “Harap dan Ragu” dibuka dengan petikan gitar yang catchy dan langsung mengantar masuk ke vokal lembut Natassya. Aransemen hangat dan minimalis khas Thee Marloes bikin nuansa soul yang personal dan penuh warna.
Lewat suasana yang tenang dan introspektif, Thee Marloes kayak ngajak pendengar buat mikir sejenak tentang jarak antara harapan dan kenyataan.
Sudah Tersedia di Platform Musik Digital
Buat yang penasaran dan pengen langsung dengerin, “Harap dan Ragu” sudah bisa didengar di berbagai layanan musik digital seperti Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan Bandcamp lewat Big Crown Records.
Jika kalian suka bahas topik musik, tempat hangout seru, lifestyle, dan segala hal yang nyambung banget sama vibe Gen Z dan millennial, langsung aja cek blog evoria.id untuk konten-konten yang asik dan relatable lainnya.

Tentang artikel ini
Artikel ini masuk kategori Musik di EVO Up To Date, kanal berita dan cerita Evoria seputar musik, film, seni, desain, fashion, dan gaya hidup anak muda Indonesia.
Kami menulis soal rilisan baru, tren yang lagi ramai, dan hal-hal yang sering terlewat dari obrolan sehari-hari — dari kenapa sebuah lagu bisa terus terngiang sampai apa yang terjadi di balik layar sebuah karya. Tidak semuanya berat, dan memang tidak dimaksudkan begitu.
Setiap artikel yang lo baca di Evoria menambah poin yang bisa ditukar dengan merchandise dan hadiah lain. Telusuri artikel lain di kategori yang sama, atau lihat seluruh kabar terbaru di halaman EVO Up To Date.


