facebook-img
Penat di Metropolis, Textpack Malah Pengen Pulang ke Gadog

Penat di Metropolis, Textpack Malah Pengen Pulang ke Gadog

Musik

September 01, 2026 | views : 0

Sepakat ngga sama Textpack? Kadang, hidup di kota memang bikin kita sampai di titik cuma pengen pulang. Bukan karena nggak betah, tapi karena segala sesuatu terasa berjalan terlalu cepat.

Mulai dari kerjaan yang nggak ada habisnya, tuntutan untuk terus produktif, sampai kehidupan kota yang seolah menuntut kita untuk selalu mengejar sesuatu. Belum lagi urusan macet, deadline, dan segala hal yang bikin kepala penuh. Lama-lama, penat juga.

Rasa lelah semacam itu yang coba digambarkan Textpacx lewat lagu mereka, “Gadog”. Alih-alih menawarkan cerita tentang gemerlap kehidupan kota, lagu ini justru membawa kita pada perasaan seseorang yang sudah terlalu lelah dengan segala tuntutan dan ritme kehidupan di metropolis.

Seperti namanya, “Gadog” mengajak pendengarnya membayangkan sebuah tempat di pinggiran Bogor. Gadog sendiri dikenal sebagai kawasan yang masih punya nuansa kampung dan kehidupan masyarakat yang lekat dengan nilai-nilai pesantren.

Di tengah hiruk-pikuk metropolis, Gadog kemudian terasa seperti tempat untuk mengambil napas. Ada suasana yang lebih tenang dan sederhana, sekaligus kehidupan yang dianggap masih lebih dekat dengan nilai-nilai religi.

Kontras ini yang kemudian menjadi menarik. Di satu sisi ada metropolis dengan segala kecepatannya. Di sisi lain ada Gadog yang terasa lebih teduh dan sederhana.

Buat Textpacx, perbedaan tersebut seperti menggambarkan bagaimana kehidupan di perkotaan seringkali membuat manusia semakin dekat dengan hal-hal yang sifatnya materialistis. Status, pencapaian, pekerjaan, sampai berbagai hal yang tanpa sadar bikin kita terus merasa harus punya lebih.

Sementara itu, kehidupan di kampung menawarkan perspektif yang sedikit berbeda. Ngga semuanya harus dikejar. Ngga semuanya harus cepat. Ada ruang untuk berhenti sebentar dan menikmati hidup.

Mungkin itu juga alasan kenapa “pulang” kadang bukan cuma soal kembali ke sebuah tempat. Bisa jadi, pulang adalah tentang mencari kembali rasa tenang yang hilang setelah terlalu lama hidup dalam ritme yang serba cepat.

Anyway, kalau menurutmu, Evorian, apa nih yang paling bikin capek hidup di daerah metropolis? Kerjaan, macet, tuntutan hidup, atau justru hal-hal lain?

Oh iya, Textpacx bakal tampil lho di Cobain Evoloudroom, khususnya di Bogor. Jadi, buat yang penasaran gimana “Gadog” dibawakan secara langsung, kayaknya ini bisa jadi momen yang sayang buat dilewatin.

Cek Berita Lainnya
hiasan-kanan-bawah

Tentang artikel ini

Artikel ini masuk kategori Musik di EVO Up To Date, kanal berita dan cerita Evoria seputar musik, film, seni, desain, fashion, dan gaya hidup anak muda Indonesia.

Kami menulis soal rilisan baru, tren yang lagi ramai, dan hal-hal yang sering terlewat dari obrolan sehari-hari — dari kenapa sebuah lagu bisa terus terngiang sampai apa yang terjadi di balik layar sebuah karya. Tidak semuanya berat, dan memang tidak dimaksudkan begitu.

Setiap artikel yang lo baca di Evoria menambah poin yang bisa ditukar dengan merchandise dan hadiah lain. Telusuri artikel lain di kategori yang sama, atau lihat seluruh kabar terbaru di halaman EVO Up To Date.

Banner

PERINGATAN:

KARENA MEROKOK, SAYA TERKENA KANGKER TENGOROKAN

LAYANAN BERHENTI MEROKOK (0800-177-6565)

Banner

Next on queue

I Need YouLightspace05:21
Kita Rayakan PerpisahannyaDiffa Chandra05:58
Di Balik RealitaSnapburn04:30
Pluviophile SongMichelle Limanjae03:29
Crystal VisionSandstrom of Youth03:32
Debar AsmaraKidunghara03:47
This Is UnfairnessElin Henreitha03:49
UlemanBasajan02:33
RinduDaniel Rumbekwan03:15
OutlierJoy Manifesto03:56
Ia Menuruni Bukit ItuBatu Besi Pasir04:11
Aku dan MusikJuzzer03:03
Asmara AdindaLyft04:35
Love ParadoxAlvin Wardiman04:50
Stay In LineJuicebox03:50
Is It Worth? (It Ain't)Salim Lubis03:40
Kisah SehariJelaga02:56
Cover art for I Need You

I Need You

Lightspace