
Kenapa Sih Gak Semua Orang Paham Modern Arts?
Mei 31, 2025 | views : 568
Sanguine/Bloedrood di Antwerp’s Museum of Contemporary Art
Sumber: www.culturedmag.com
Kalian pernah gak ke museum atau lihat di media sosial suatu karya seni yang gak biasa? Entah itu cuma suatu lukisan dengan satu warna atau aksi seorang seniman melakukan seni kontemporer dan ditonton banyak orang? Terus kalian merasa gak paham dan gak ngerti sama karya seni seniman itu? Gak masalah, kok!
Setiap orang punya pemahaman seni yang berbeda dan memang suatu karya seni itu bukan ditujukan untuk semua orang, alias karya seni pun punya target pasarnya tersendiri. Jadi kalo kalian merasa gak paham sama suatu karya seni ya gak masalah karena tujuan karya seni itu bukan kalian.
Sebuah Karya Seni Gak Harus Langsung Dipahami
Seni kontemporer “Memory of Nature”
Sumber: www.newmandala.org
Beda sama classic art yang punya alur atau plot yang clear. Modern art itu terkadang memang bisa bikin bingung. Jadi bukan cuma visualnya aja yang bikin bingung, tapi moment saat kalian bingung pas ngeliat karya seninya pun termasuk bagian dari seni itu sendiri bagi para seniman.
Jadi bisa dibilang memang ini bukan everyone’s cup of tea terutama untuk kalian yang punya stereotip kalo karya seni yang bagus tuh adalah karya seni cantik kaya lukisan realism atau patung-patung aesthetic di museum.
Arti Seni Itu Gak Selalu “Jelas”
“Absence Embodied” karya Chiharu Shiota
Sumber: www.agsa.sa.gov.au
Beberapa modern arts itu memang butuh konteks supaya bisa dipahami sama audiens nya, jadi kalian gak bisa langsung cerna atau menyimpulkan arti suatu karya seni yang baru kalian lihat di museum atau sosial media.
Pertama-tama kalian perlu tau background nya dulu kaya siapa sih seniman yang buat? Ada kaitannya sama sosial atau politik gak ya? Nah tanpa info-info itu kalian mungkin cuma bisa liat modern arts seolah karya seni random biasa aja.
Cara Buat Paham Modern Art
“Take the Money and Run” karya Jens Haaning
Sumber: www.newsweek.com
Awalnya kalo kalian gak paham atau gak familiar sama modern art pasti akan bingung begitu lihat suatu lukisan polos atau saat seorang seniman menyusun ember pasir. Ada kok beberapa cara yang bisa buat kalian lebih paham tentang modern arts tanpa harus kuliah seni dulu.
-
Cari Tau Dulu Seniman yang Buat
Coba kalian kenalin dulu si seniman yang buat karya modern arts nya itu, biasanya kalo udah kenal dan paham aliran di seniman, kalian akan lebih mudah nemuin pesan yang ingin disampaikan.
Contohnya karya seni Jens Haaning “Take the Money and Run” yang dia kirim ke Museum Seni Modern Kunsten di Aalborg di Denmark. Kalo dilihat sekilas lukisan “Take the Money and Run” itu cuma canvas putih biasa tanpa digambar apapun. Padahal pihak museum mau Jens Haaning buat remake lukisan lama dia yang nempelin uang di canvas dan konsepnya gaji UMR di Denmark sama Autria gitu, tapi malah dikasih canvas kosong. Pas ditanya alasannya karena uang yang dikasih udah dibawa kabur alias emang harus tau dulu backstory si seniman supaya paham sama modern arts buatannya.
-
Coba Pikirin Perasaan Apa yang Dirasa
Kalo dilihat aja memang kalian akan sulit untuk paham sama modern art, jadi dibanding what it’s look like, coba lebih ke what it’s feels like alias gak usah lihat visual nya tapi coba kalian pahamin apa yang kalian rasakan saat lihat karya seni itu.
Contohnya adalah karya seni “I Can’t Stop Myself” karya Sun Yuan dan Peng Yu. Kalo dilihat awal-awal robot itu keliatan giat banget ngebersihin cairan merah yang ada di sekitar dia, tapi setelah beberapa tahun berlalu robot itu nunjukin pergerakan yang berbeda dan udah gak lincah dulu pergerakannya. Nah kalian yang lihat pergerakan robot ini versi awal dan terbaru, kira-kira merasakan apa aja?
-
Diskusi Sama Orang Lain
Perspektif yang berbeda ini gak membuat salah satu pandangan jadi salah lho ya. Diskusi bukan berarti kalian adu pendapat dengan orang lain mengenai siapa yang benar pandangannya ya. Diskusi itu supaya kalian bisa menyimpulkan suatu pendapat akan arti karya seni yang dilihat.
Setiap orang itu punya pandangan dan pemahaman yang beda setiap lihat suatu karya seni, makanya penting juga buat diskusi pendapat kalian sama orang lain supaya makna seni yang didapat jadi lebih dalam, karena apa yang kalian lihat belum tentu sama dengan apa yang orang lain lihat, tukar pendapat ini bisa kasih POV baru dan arti seni yang didapat pun bisa jadi beda.
Pada akhirnya gak semua orang harus ngerti modern art dan itu gak masalah sama sekali. Justru di situ letak menariknya modern art karena gak ada aturan baku, gak ada “jawaban benar”, dan setiap orang bisa punya pengalaman yang beda saat melihat karya yang sama.
Jadi, kalau lain kali kalian ketemu sama karya seni yang keliatannya absurd atau bikin mikir keras, nikmatin aja proses bingungnya. Siapa tahu, di tengah rasa gak ngerti itu, kalian malah nemu cara baru buat ngelihat dunia dari perspektif yang gak biasa, kan?
Jika kalian suka bahas topik musik, tempat hangout seru, lifestyle, dan segala hal yang nyambung banget sama vibe Gen Z dan millennial, langsung aja cek blog evoria.id untuk konten-konten yang asik dan relatable lainnya.

Tentang artikel ini
Artikel ini masuk kategori Art di EVO Up To Date, kanal berita dan cerita Evoria seputar musik, film, seni, desain, fashion, dan gaya hidup anak muda Indonesia.
Kami menulis soal rilisan baru, tren yang lagi ramai, dan hal-hal yang sering terlewat dari obrolan sehari-hari — dari kenapa sebuah lagu bisa terus terngiang sampai apa yang terjadi di balik layar sebuah karya. Tidak semuanya berat, dan memang tidak dimaksudkan begitu.
Setiap artikel yang lo baca di Evoria menambah poin yang bisa ditukar dengan merchandise dan hadiah lain. Telusuri artikel lain di kategori yang sama, atau lihat seluruh kabar terbaru di halaman EVO Up To Date.


