
Kenalan Sama Redmiller Blood yang Bisa Buat Kalian Seperti Ngobrol Sama Pikiran Sendiri
November 29, 2025 | views : 106
Pernah ga pas lagi sendirian, kalian tiba-tiba merasa kaya ada suara lain di kepala kalian? Entah itu nyuruh lakuin sesuatu atau sekedar bisik-bisik aja yang bahkan kalian sendiri ga tau sebenernya kenapa. Nah ternyata hal kaya gitu juga dialami orang banyak orang, loh. Makanya karya seni Redmiller Blood ini tercipta dengan inspirasi dari hal-hal kaya gitu.
Redmiller Blood ini bukan cuma karya seni aja, tapi juga wujud dari semua hal yang dialami seseorang, makanya bisa bikin kalian merasa melihat sisi lain diri sendiri ketika lihat karya seni ini. Jadi buat kalian yang pengen tau karya seni mana yang bisa bikin kalian lihat diri sendiri dalam karya itu, coba kenalan dengan karakter Redmiller Blood yuk.
Siapa Sih Redmiller Blood?
.jpg&w=3840&q=75)
Jadi gini Redmiller Blood itu karakter ciptaan Peter Rhian Gunawan, seniman asal Bandung yang karya nya selalu punya sesuatu yang khas, unik dan ekspresif. Peter sendiri pernah bilang kalau Redmiller lahir dari konflik dalam diri manusia semacam perasaan yang sering disembunyikan kaya depresi, marah, cemas, tapi juga semangat buat hidup. Jadi kalo kalian ngeliat karyanya, jangan heran kalo warnanya campur aduk dan ga simetris, karena justru di situ lah letak kejujuran yang merepresentasikan manusia.
Nama Redmiller Blood sendiri juga punya makna kuat. “Blood” alias darah di sini bukan soal kekerasan, tapi lebih ke hal paling dasar yang bikin manusia hidup dan jadi diri sendiri. Intinya, karakter ini tuh representasi manusia apa adanya, tanpa topeng, tanpa filter.
Dunia Redmiller Blood
.jpg&w=3840&q=75)
Kalo kalian lihat Redmiller Blood ini punya vibes seperti membuat kalian lihat sesuatu yang pernah muncul di mimpi karena bentuk karakter nya yang unik dan penuh objek abstrak. Tapi justru poin itu yang mau disampein ke audiens nya karena kalian sebagai audiens jadi bisa lebih merasakan emosi saat melihatnya.
Peter selaku yang membuat Redmiller Blood sendiri bukan mau nyampein suatu estetika tapi lebih ke perasaan jujur karena menurut Peter seni gak harus bagus untuk bisa menyentuh. Kalo kalian sendiri, apa yang kalian rasakan saat lihat Redmiller Blood?
Kenapa Banyak Orang Ngerasa Relate Sama Redmiller Blood
.jpg&w=3840&q=75)
Ada banyak alasan kenapa orang ngerasa relate sama Redmiller Blood, salah satunya karena ngomongin hal yang hampir semua orang rasain tapi jarang dibahas. Perasaan seperti, capek, hilang arah, dan upaya untuk tetap jadi diri sendiri emang sulit banget untuk diungkapin. Kalian sendiri, relate ga sih?
Banyak orang yang merasa lihat isi pikiran sendiri saat lihat Redmiller Blood, makanya sebagian dari mereka merasa lega seolah ada yang menyampaikan isi hati mereka tanpa perlu mereka jelaskan secara langsung. Jadi kaya ada perasaan “dimengerti” oleh sesuatu dengan cukup melihat Redmiller Blood aja.
Redmiller Blood bisa ngingetin kita kalo manusia memang ga selalu rapi, nggak selalu kuat, dan nggak harus selalu ngerti semua hal. Kadang cukup dengan ngelihat sesuatu yang “ngerti kita” duluan, kita bisa ngerasa lebih ringan.
Jika kalian suka bahas topik musik, tempat hangout seru, lifestyle, dan segala hal yang nyambung banget sama vibe Gen Z dan millennial, langsung aja cek blog evoria.id untuk konten-konten yang asik dan relatable lainnya.

Tentang artikel ini
Artikel ini masuk kategori Art di EVO Up To Date, kanal berita dan cerita Evoria seputar musik, film, seni, desain, fashion, dan gaya hidup anak muda Indonesia.
Kami menulis soal rilisan baru, tren yang lagi ramai, dan hal-hal yang sering terlewat dari obrolan sehari-hari — dari kenapa sebuah lagu bisa terus terngiang sampai apa yang terjadi di balik layar sebuah karya. Tidak semuanya berat, dan memang tidak dimaksudkan begitu.
Setiap artikel yang lo baca di Evoria menambah poin yang bisa ditukar dengan merchandise dan hadiah lain. Telusuri artikel lain di kategori yang sama, atau lihat seluruh kabar terbaru di halaman EVO Up To Date.


