
Indie VS Record Label: Mana yang Lebih Menguntungkan Musisi?
Maret 29, 2024 | views : 542
Sumber: unsplash.com/@hieptltb97 Bagi lo yang merupakan musisi, mungkin sering kali muncul pikiran seperti, apa iya akan lebih menguntungkan kalo jadi musisi indie? Atau lebih baik tandatangan kontrak aja ya sama label besar supaya karir lebih terjamin? Siapa Evorian yang seperti itu? Sebenarnya kedua pilihan tersebut punya kelebihan dan kekurangaannya masing-masing karena karir sebagai seorang musisi tentu aja engga akan mudah. Meskipun saat ini banyak banget musisi yang pilih jalur indie buat menempuh karir mereka, namun jadi musisi indie ternyata engga segampang itu, lho . Begitu juga dengan masuk label rekaman atau record label , tandatangan kontrak dengan label rekaman yang besar belom tentu buat karir bermusik lo jadi lebih mulus. Buat lo musisi yang lagi bingung mau pilih jalur indie atau coba masuk ke label rekaman ternama, coba simak penjelasan ini dulu yuk! Kali ini Evoria akan bahas tentang apa aja perbedaan dari musisi yang pilih karir indie dan masuk label rekaman.
1. Hak Cipta

Sumber: unsplash.com/@mgmaasen Seperti yang udah para musisi ketahui nih, hak cipta bisa jadi masalah yang sangat sensitif antara para talent dengan label mereka. Bahkan musisi sekelas Taylor Swift aja punya masalah hak cipta atas lagu yang dirinya tulis sendiri akibat bermasalah dengan label rekamannya, lho . Musisi indie bisa memegang hak cipta mereka secara keseluruhan, sementara kalo lo punya kontrak sama label, artinya selama masa kontrak lo itu masih berlaku, maka lagu-lagu yang lo hasilkan sepenuhnya akan jatuh ke tangan label lo hak ciptanya. Kalo dilihat emang masalah hak cipta ini merugikan para musisi ya? Mungkin kalo lo mau tandatangan kontrak sama label, lo bisa diskusi dulu perihal jatuhnya hak cipta ini ya
2. Promosi

Sumber: unsplash.com/@drastic_graphics Mungkin lo juga udah paham kalo musisi indie melakukan segala sesuatunya sendiri, termasuk juga promosi single atau album baru mereka. Meskipun di era digital seperti sekarang mempromosikan lagu lebih mudah dibandingan saat musisi dominan menggunakan media komersial, namun tanpa pengaruh orang ternama, promosi musisi indie juga tidak bisa maksimal. Sangat berbeda jika lo punya label rekaman yang bantu manage promosi lo, bahkan lo bisa punya marketing team tersendiri, lho . Dengan adanya label rekaman, bahkan lo bisa dapat kesempatan untuk interview , dapet ads di platform digital, dan banyak strategi marketing lainnya yang bisa dilakuin sama label besar.
3. Stabilitas Finansial

Sumber: unsplash.com/@sharonmccutcheon Sebagai musisi indie, tentu aja semua anggaran yang mereka keluarin itu dari dana pribadi mereka, makanya secara finansial banyak musisi indie yang masih tercampur dengan dana kehidupan pribadi mereka. Dari mulai biaya produksi, biaya promosi, hingga biaya distribusi, semua dilakukan sendiri. Berbeda dengan label rekaman yang bisa dikatakan sebagai sebuah perusahaan. Mereka memiliki dana yang banyak untuk biaya produksi, hingga distribusi musik, bahkan lo juga bisa berkesempatan punya konser tur kalo masuk label rekaman, lho. Tapi semua dana yang dikeluarin oleh label rekaman, biasanya juga diambil dari royalti yang diterima dari para musisi.
4. Kontrol Karir

Sumber: unsplash.com/@kalvisuals Selain hak cipta atau royalti, hal lain yang jadi pertimbangan para musisi untuk pilih karir indie adalah karena kontrol yang label berikan, nih. Beberapa label sering kali memberikan peraturan yang membuat musisi mereka terkekang seperti jadwal yang terlalu padat atau project yang sebenarnya tidak diinginkan oleh musisi. Sebaliknya para musisi indie memiliki kebebasan berkarya dengan beragam kreativitas mereka, musisi indie juga bebas memilih project yang mereka ingin kerjakan dan berkolaborasi dengan banyak orang tanpa harus menunggu persetujuan dari orang lain (label rekaman) terlebih dahulu.
5. Fasilitas dan Benefit

Sumber: unsplash.com/@yassine_khalfalli Meskipun punya kebebasan dalam berkarya, musisi indie mungkin punya akses yang terbatas sama beberapa hal seperti studio rekaman yang bagus, produser yang terkenal, dan jaringan di industri entertainment lainnya. Jika sebagai musisi indie lo udah punya nama, mungkin beberapa hal itu engga akan begitu berpengaruh, namun buat lo yang baru mulai karir, tentu aja benefit itu bisa bantu lo buat angkat nama lo sebagai musisi. Dengan masuk label rekaman, lo sebagai musisi akan dapat fasilitas yang bisa menunjang karir lo, bahkan di beberapa label juga sediain ruang latihan khusus buat lo yang mau latihan, lho . Tapi perlu diingat ya, segala fasilitas yang lo dapet dari label rekaman juga hasil dari royalti yang label ambil dari lo.
Setelah baca tentang penjelasan di atas, lo bisa simpulkan sendiri kan? Yup! Memang engga ada yang benar-benar merugikan musisi ataupun menguntungkan musisi, semuanya memiliki nilai plus-minus nya masing-masing, semua tergantung dari lo sendiri tentang jalur karir mana yang mau lo ambil sebagai musisi. Kalo lo tertarik dengan informasi terkini seputar milenial dan genz lainnya, keep up dengan Evoria supaya terus update ya! Instagram: @evoria.id X: @EvoriaID YouTube: Evoria

Tentang artikel ini
Artikel ini masuk kategori Musik di EVO Up To Date, kanal berita dan cerita Evoria seputar musik, film, seni, desain, fashion, dan gaya hidup anak muda Indonesia.
Kami menulis soal rilisan baru, tren yang lagi ramai, dan hal-hal yang sering terlewat dari obrolan sehari-hari — dari kenapa sebuah lagu bisa terus terngiang sampai apa yang terjadi di balik layar sebuah karya. Tidak semuanya berat, dan memang tidak dimaksudkan begitu.
Setiap artikel yang lo baca di Evoria menambah poin yang bisa ditukar dengan merchandise dan hadiah lain. Telusuri artikel lain di kategori yang sama, atau lihat seluruh kabar terbaru di halaman EVO Up To Date.


