
Film Bukan Cuma Ditonton, Tapi Bisa Jadi Fashion Inspiration
September 18, 2026 | views : 2
Pernah nggak sih, lo selesai nonton film terus malah kepikiran, “Anjir, outfit karakter ini keren banget.” Padahal awalnya cuma niat nonton buat ngikutin cerita, tapi beberapa jam kemudian lo udah sibuk nyari referensi outfit dengan keyword nama karakter di Pinterest. Kalau pernah, tenang, lo nggak sendirian.
Film memang nggak cuma soal cerita, dialog, atau plot twist. Buat sebagian orang, film juga bisa jadi moodboard berjalan buat urusan fashion. Dari gaya berpakaian sampai detail aksesori, semuanya bisa bikin karakter terasa lebih memorable.
Ketika Karakter Punya Gaya yang Ikonik
Coba inget beberapa karakter film yang outfit-nya masih sering jadi referensi sampai sekarang. Ada Cher Horowitz dari Clueless dengan set kotak-kotaknya, Andy Sachs dari The Devil Wears Prada dengan fashion transformation-nya, sampai Barbie yang berhasil membawa estetika serba pink kembali ramai dibicarakan.
Yang menarik, outfit dalam film biasanya nggak dipilih cuma karena terlihat bagus. Fashion juga dipakai buat menunjukkan karakter. Dari pakaian yang dikenakan, kita bisa menangkap personality, lingkungan, bahkan perubahan yang sedang dialami karakter sepanjang cerita.
Outfit Bisa Jadi Bagian dari Cerita
Karakter yang awalnya tampil sederhana bisa berubah makin bold ketika kehidupannya mulai berubah. Begitu juga sebaliknya. Tanpa perlu dijelaskan lewat dialog panjang, perubahan outfit kadang sudah cukup buat menunjukkan perkembangan seorang karakter.
Makanya, kita bisa aja lupa detail cerita sebuah film setelah beberapa tahun, tapi masih ingat jaket, dress, atau sepatu yang dipakai karakter favorit kita.
Dari Layar ke Lemari
Sekarang, mencari fashion inspiration dari film juga makin gampang. Lo tinggal screenshot outfit yang lo suka, cari referensinya di Pinterest atau TikTok, lalu sesuaikan dengan budget dan gaya pribadi lo.
Nggak harus plek ketiplek. Suka gaya preppy? Ambil elemen seperti blazer, loafers, atau sweater vest. Lebih suka vibe retro? Bisa main di siluet, warna, atau aksesori.
Intinya, ambil inspirasinya, bukan sampai cosplay karakter setiap hari. Film dan fashion memang punya hubungan yang cukup dekat. Film membangun cerita lewat visual, sementara fashion jadi salah satu cara karakter menunjukkan siapa diri mereka. Jadi, lain kali kalau lo lagi bingung mau pakai apa dan kembali bilang, “Gue nggak punya baju,” coba buka daftar film favorit lo. Siapa tahu, karakter favorit lo ternyata punya jawaban buat outfit berikutnya.
Jadi, Film Apa yang Masuk Moodboard Lo?

Tentang artikel ini
Artikel ini masuk kategori Fashion di EVO Up To Date, kanal berita dan cerita Evoria seputar musik, film, seni, desain, fashion, dan gaya hidup anak muda Indonesia.
Kami menulis soal rilisan baru, tren yang lagi ramai, dan hal-hal yang sering terlewat dari obrolan sehari-hari — dari kenapa sebuah lagu bisa terus terngiang sampai apa yang terjadi di balik layar sebuah karya. Tidak semuanya berat, dan memang tidak dimaksudkan begitu.
Setiap artikel yang lo baca di Evoria menambah poin yang bisa ditukar dengan merchandise dan hadiah lain. Telusuri artikel lain di kategori yang sama, atau lihat seluruh kabar terbaru di halaman EVO Up To Date.


