
Event Halloween Populer di Berbagai Negara
Oktober 29, 2024 | views : 557
Kalo lagi Halloween seperti sekarang, biasanya lo ada acara apa nih evorian? Hangout bareng temen? Atau ikut event Halloween? Kalo misalnya lo belum tau mau apa buat Halloween, mungkin lo bisa nih dapat inspirasi beberapa acara Halloween ini buat lo hosting sendiri! Beberapa acara Halloween dari mancanegara ini bisa jadi referensi lo yang lagi mau hosting acara Halloween sendiri!
1. Parade Kostum New York, Amerika Serikat

Halloween sangat populer di Amerika Serikat. Salah satu event yang nggak boleh dilewatin adalah Village Halloween Parade. Ribuan orang turun ke jalan pakai berbagai jenis kostum. Di sini, Halloween nggak cuma serem tapi jadi ajang kreatif buat pamer gaya unik. Trus jangan lupa ada tradisi “trick or treat” di mana anak-anak keliling rumah tetangga buat minta permen. Keluarga di Amerika juga totalitas banget pas Halloween, rumah-rumah sampai ditata total dengan dekorasi khas Halloween, lengkap sama labu Jack-O'-Lantern yang ikonik banget! Bahkan sampe ada yang viral di TikTok saking kreatifnya, lho.
2. Día de los Muertos di Meksiko

Día de los Muertos alias Hari Orang Mati adalah acara Halloween nya orang Meksiko. Jangan salah, ini bukan serem-sereman, tapi ajang buat mengenang arwah keluarga dengan cara yang meriah dan penuh warna. Mungkin lo pernah nonton film Coco dari Disney? Kurang lebih mirip kaya gitu. Warga Meksiko bikin altar dengan bunga, makanan, dan foto keluarga yang sudah pergi. Tengkorak warna-warni atau Calaveras jadi simbol utama dan rame banget dipakai buat dekor. Sambil seru-seruan, mereka juga berbagi cerita tentang orang-orang terkasih yang udah nggak ada. Jadi Halloween terkesan kaya nostalgia sama keluarga ya dibanding serem hantu.
3. Kawasaki Halloween di Jepang

Di Jepang, Halloween bisa dibilang lebih ngegas soal kostum. Kawasaki Halloween adalah parade gede yang penuh orang pakai kostum gila-gilaan. Dari karakter anime sampai monster lokal, semua turun ke jalan buat seru-seruan. Beda sama di Shibuya yang cuma terkesan datang dan pakai kostum aja, parade yang ada di Kawasaki terkesan kaya pawai kostum besar-besaran. Halloween di Jepang nggak ada “trick or treat” sih tapi malah jadi semacam cosplay massal yang bikin Shibuya atau Kawasaki jadi lautan kostum. Kreativitas orang-orang Jepang di Halloween beneran nggak ada tandingannya! Kadang juga banyak turis yang ke Kawasaki buat rayain Halloween, lho saking terkenalnya parade ini.
4. Samhain di Irlandia

Irlandia punya Halloween gaya kuno yang namanya Samhain. Ini adalah festival untuk menandai peralihan dari musim panas ke musim dingin. Orang-orang di sini percaya malam Halloween adalah waktu di mana dunia manusia dan dunia arwah jadi deket. Meskipun terkesan horror banget, tapi ikut acara Halloween di Irlandia tuh juara banget buat lo yang suka hal-hal serem. Mereka punya pesta seru, lengkap dengan kembang api dan berbagai aktivitas tradisional, bahkan ada beberapa pengunjung acara yang pakai baju penyihir juga untuk mendalami peran dengan suasana Samhain. Makanya kalo lo lihat beberapa foto di internet, lo akan lihat banyak foto penyihir seram dengan api merah yang menyala terang seolah berada di era penyihir dahulu.
5. Fête des Morts di Haiti

Haiti punya Fête des Morts atau Hari Orang Mati yang dirayain pada 1-2 November. Nggak jauh beda dengan Día de los Muertos punya Meksiko, mereka menghormati arwah keluarga dengan membawa persembahan seperti kopi, rum, dan makanan tradisional ke kuburan. Mereka juga menghias wajah menjadi tengkorak warna-warni dengan hiasan kepala yang cantik. Selain mengenang arwah keluarga yang sudah berpulang, mereka juga ngasih persembahan buat Baron Samedi, dewa kematian di tradisi voodoo. Jangan kaget kalau di perayaan ini ada tarian, nyanyian, dan ritual khusus buat panggil arwah. Fête des Morts jadi acara Halloween yang unik karena perayaan dimulai saat hari masih terang, tapi lo akan takut nggak kalo Halloween di event ini?
6. Pangangaluluwa di Filipina

Sedikit mirip sama tradisi "trick or treat" yang ada di Amerika Serikat, di Filipina saat Halloween para remaja akan berkeliling dari rumah dan mengetuk pintu tetangga tapi dengan cara yang lebih religius. Mereka berkeliling sambil bernyanyi dengan lirik yang mengandung makna untuk mengenang arwah orang yang udah meninggal. Berkelilingnya juga ramai-ramai, jadi terkesan kaya ngamen tapi konsepnya Halloween ya? Bedanya sama "Trick or Treat" yang ada di Amerika, anak-anak Filipina ini gak minta perben, tapi makanan atau bahkan uang, beneran terkesan kaya ngamen ya, seru juga kan? Jadi sambil bersenang-senang, mereka juga menghormati para leluhur dengan lagu yang mereka nyanyikan. Pangangaluluwa bikin Halloween lebih berasa lokal dan penuh makna buat warga Filipina.
7. Guy Fawkes Night di Inggris

Di Inggris, Halloween kadang kalah saing sama Guy Fawkes Night di tanggal 5 November. Ini buat memperingati gagalnya Guy Fawkes meledakkan Gedung Parlemen pada tahun 1605. Orang Inggris rayain malam itu dengan pesta kembang api dan bakar-bakar patung Guy Fawkes. Biarpun beda, suasana malam itu mirip Halloween, penuh dengan api unggun dan orang yang nongkrong di luar. Guy Fawkes Night punya aura mistis sendiri yang bikin seru, kayak Halloween versi Inggris yang rada rebel. Buat yang belum tau Guy Fawkes adalah tokoh Inggris yang mencoba ledakin Gedung Parlemen pada 1605 (Gunpowder Plot) untuk nurunin Raja James I. Rencananya sih gagal, dan Fawkes juga ditangkap, tapi reputasi Guy Fawkes telah bergeser dari seorang pengkhianat menjadi seorang pahlawan revolusioner.
Nah, tiap negara punya cara seru masing-masing buat ngerayain Halloween atau tradisi mirip-mirip. Mulai dari parade, pesta kostum, sampai ritual mistis, semuanya bikin Halloween terasa kaya dan penuh warna di berbagai penjuru dunia! Kalo lo tertarik dengan informasi terkini seputar milenial dan genz lainnya, keep up dengan Evoria supaya terus update ya! Instagram: @evoria.id X: @EvoriaID YouTube: Evoria

Tentang artikel ini
Artikel ini masuk kategori Fashion di EVO Up To Date, kanal berita dan cerita Evoria seputar musik, film, seni, desain, fashion, dan gaya hidup anak muda Indonesia.
Kami menulis soal rilisan baru, tren yang lagi ramai, dan hal-hal yang sering terlewat dari obrolan sehari-hari — dari kenapa sebuah lagu bisa terus terngiang sampai apa yang terjadi di balik layar sebuah karya. Tidak semuanya berat, dan memang tidak dimaksudkan begitu.
Setiap artikel yang lo baca di Evoria menambah poin yang bisa ditukar dengan merchandise dan hadiah lain. Telusuri artikel lain di kategori yang sama, atau lihat seluruh kabar terbaru di halaman EVO Up To Date.


