facebook-img
Cover Album Musisi Terunik Sepanjang Masa

Cover Album Musisi Terunik Sepanjang Masa

Art

Juni 01, 2026 | views : 66

Cover album itu sebenarnya punya peran besar banget buat musisi yang rilis musik. Sebelum orang dengerin lagunya, salah satu hal pertama yang dilihat pasti visual albumnya dulu. Makanya banyak musisi rela bikin cover yang aesthetic sampai kontroversial demi bikin orang penasaran dan inget sama album mereka. Kadang bahkan cover album bisa lebih dulu viral dibanding isi lagunya sendiri loh.

 

Di era sekarang mungkin orang lebih sering streaming lagu lewat platform digital. Tapi dulu, pas zaman vinyl dan kaset masih booming banget, cover album tuh ibarat hal utama yang buat menarik perhatian orang di toko musik. Semakin unik tampilannya, semakin besar kemungkinan orang berhenti buat lihat. Bisa dibilang cover album tuh bentuk first impression sebelum musiknya didengar. Entah zaman dulu saat audiens lewat toko musiknya, atau zaman sekarang saat para musisi baru announce comeback di media sosial mereka.

 

Awal mula cover album sendiri sebenarnya baru populer sekitar tahun 1930-an. Sebelum itu, album musik cuma dikemas polos biasa tanpa desain menarik. Sampai akhirnya seorang desainer bernama Alex Steinweiss mulai bikin ilustrasi khusus untuk sampul album dan ternyata penjualannya langsung naik drastis. Dari situ, cover album berkembang jadi bagian penting dalam identitas seorang musisi. Berikut adalah beberapa musisi yang punya cover album unik yang pasti kalian juga amase dengan idea mereka.

 

The Beatles - Sgt Pepper’s Lonely Hearts Club Band (1967)
-

Kalo ngomongin cover album paling ikonik sepanjang masa, album ini hampir selalu masuk list sih. Isinya ada berbagai tokoh terkenal mulai dari musisi, aktor, sampai tokoh sejarah juga ada. Waktu pertama kali rilis, orang-orang literally bengong karena belum pernah ada cover album se-detail dan se-chaotic itu sebelumnya. 

 

Setelah album ini sukses besar, banyak musisi mulai sadar kalau cover album bukan cuma pelengkap aja. Sampai sekarang pun, visual album ini masih sering dijadiin referensi desain pop culture dan parodi di mana-mana.

 

The Velvet Underground & Nico - Andy Warhol (1967)
-

Ini salah satu cover album yang simpel banget tapi gampang juga diingat. Cover nya cuma gambar pisang kuning di background putih. Ya emang keliatan simple banget sih tapi aslinya design ini dibuat langsung sama Andy Warhol, salah satu seniman pop art paling terkenal di dunia.

 

Walaupun dulu albumnya gak langsung meledak secara komersial, visual cover ini akhirnya jadi salah satu simbol paling terkenal dalam sejarah musik genre alternatif bahkan versi vinyl nya juga paling memorable loh karena kulit pisang di cover ternyata bisa dikupas. Sampai sekarang, gambar pisang itu masih sering muncul di kaos, poster, dan digital art juga.

 

Nirvana - Nevermind (1991)
-

Ingat bayi berenang ngejar dollar di dalam kolam? Kayanya hampir semua orang langsung kepikiran album ini deh. Cover Nevermind memang absurd, random, tapi juga susah dilupain. Bahkan sampai beberapa tahun kemudian si bayi yang dalam cover itu, Spencer Elden juga dicari netizen loh identitas aslinya.

 

Konsepnya sebenarnya nyindir soal gimana manusia dari kecil udah ngejar uang. Makanya cover ini juga cocok banget sama era grunge era itu. Sampai sekarang, Nevermind masih jadi salah satu cover album paling dikenali bahkan buat orang yang belum pernah dengerin lagu Nirvana sekalipun akan tau deh kalo foto itu tuh cover album.

 

Tame Impala - Currents (2015)
-

Kalian inget gak trend design dan edit ala tumblr dulu ngetrend banget? Nah Cover album Currents juga adaptasi vibes tumblr era 2015 yang dulu viral. Cover albumnya yang up-to-date banget di zaman nya itu bikin Tame Impala jadi banyak diomongin loh.

 

Visual albumnya cuma kaya bola yang punya kesan futuristik, tapi karena di era itu gak ada musisi yang keluarin design cover album ala tumblr semacam ini, jadinya Currents populer dan unik banget.

 

Ariana Grande - Sweetener (2018)
-

Di antara banyak cover album pop modern yang diedit bermacam-macam, Sweetener justru tampil beda karena foto Ariana Grande dibuat terbalik. Simpel sih sebenarnya, tapi efeknya langsung bikin orang bingung dan kepo. Kenapa deh harus upside down?

 

Setelah album ini rilis, foto aesthetic serba upside down sempat jadi tren di media sosial. Banyak orang bikin editan ala Sweetener di Instagram juga. Bukti kalau kadang ide visual sederhana bisa punya impact besar kalau eksekusinya pas.

 

Kadang sebuah cover bisa jadi simbol suatu era atau zaman, identitas musisi, bahkan bagian dari suatu culture. Tapi menariknya, walaupun sekarang orang lebih sering dengar lagu lewat streaming, cover album tetap punya peran penting. 

 

Jika kalian suka bahas topik musik, tempat hangout seru, lifestyle, dan segala hal yang nyambung banget sama vibe Gen Z dan millennial, langsung aja cek blog evoria.id untuk konten-konten yang asik dan relatable lainnya.

 

Cek Berita Lainnya
hiasan-kanan-bawah

Tentang artikel ini

Artikel ini masuk kategori Art di EVO Up To Date, kanal berita dan cerita Evoria seputar musik, film, seni, desain, fashion, dan gaya hidup anak muda Indonesia.

Kami menulis soal rilisan baru, tren yang lagi ramai, dan hal-hal yang sering terlewat dari obrolan sehari-hari — dari kenapa sebuah lagu bisa terus terngiang sampai apa yang terjadi di balik layar sebuah karya. Tidak semuanya berat, dan memang tidak dimaksudkan begitu.

Setiap artikel yang lo baca di Evoria menambah poin yang bisa ditukar dengan merchandise dan hadiah lain. Telusuri artikel lain di kategori yang sama, atau lihat seluruh kabar terbaru di halaman EVO Up To Date.

Banner

PERINGATAN:

KARENA MEROKOK, SAYA TERKENA KANGKER TENGOROKAN

LAYANAN BERHENTI MEROKOK (0800-177-6565)

Banner

Next on queue

I Need YouLightspace05:21
Kita Rayakan PerpisahannyaDiffa Chandra05:58
Di Balik RealitaSnapburn04:30
Pluviophile SongMichelle Limanjae03:29
Crystal VisionSandstrom of Youth03:32
Debar AsmaraKidunghara03:47
This Is UnfairnessElin Henreitha03:49
UlemanBasajan02:33
RinduDaniel Rumbekwan03:15
OutlierJoy Manifesto03:56
Ia Menuruni Bukit ItuBatu Besi Pasir04:11
Aku dan MusikJuzzer03:03
Asmara AdindaLyft04:35
Love ParadoxAlvin Wardiman04:50
Stay In LineJuicebox03:50
Is It Worth? (It Ain't)Salim Lubis03:40
Kisah SehariJelaga02:56
Cover art for I Need You

I Need You

Lightspace