
Alasan Mengapa Banyak Band Memilih Jadi Band Indie
Februari 28, 2024 | views : 570
Sumber: mbrothers.com.au Menyusul dari kabar berakhirnya kontrak antara Paramore dengan Atlantic Records pada Desember tahun 2023 lalu, musisi dan agensi yang sudah bersama selama 20 tahun ini memutuskan untuk tidak melanjutkan kontrak eksklusif mereka. Kini Hayley Williams, Taylor York, dan Zac Farro melanjutkan karir bermusik mereka sebagai Paramore secara indie dengan engga tanda tangan kontrak lagi di agensi lain. Sebenarnya bukan cuma Paramore aja lho band populer yang mutusin buat jadi indie. Kalo dari Indonesia sendiri, ada SLANK yang udah jadi indie sejak tahun 1994. Banyak band yang memilih untuk jadi indie karena mereka suka memiliki kendali penuh atas musik dan kariernya sendiri. Tapi selain itu kira-kira ada alasan lain engga ya? Yuk kita coba bahas kenapa banyak band yang milih untuk tetap jadi indie dan bahkan keluar agensi nya buat jadi indie di tengah sengitnya persaingan industri musik seperti sekarang ini. Buat lo yang punya pendapat sendiri, boleh banget ya ikut bantu tambahin nanti!
1. Apa itu Indie?

Sumber: thediplomat.com Pertama-tama lo harus tau dulu nih, indie itu apa sih? Jadi, "indie" itu sendiri merupakan singkatan dari "independen". Bisa dibilang seorang seniman yang indie (entah itu di industri musik atau film) artinya mereka berdiri sendiri tanpa adanya campur tangan dari agensi. Engga adanya peraturan agensi yang perlu ditaati membuat para seniman ini jadi lebih fokus ke kreativitas mereka sendiri. Makanya bisa dibilang para seniman indie punya kebebasan untuk berkarya tanpa harus minta persetujuan agensi lebih dulu. Contohnya bisa langsung dilihat kan seberapa unik nya band-band indie yang punya style musik mereka sendiri. Adanya sentuhan anti mainstream ini buat band ini jadi punya charming point tersendiri yang bikin musik mereka lebih menarik.
2. Alasan Band Pilih Jalur Indie

Sumber: www.japan-unplugged.com Seperti yang udah kita tau, banyak band yang memilih untuk stay indie atau bahkan enggak perpanjang kontrak dengan agensi dan mutusin buat lanjut indie aja. Alasan utama mereka tentu aja karena dengan jadi indie, mereka bisa lebih banyak “explor” musik dan jadi diri mereka sendiri, makanya meskipun engga punya privilege kaya join agensi besar, tapi dengan jadi indie para musisi bisa lebih ekspresif di karya mereka. Alasan lainnya bisa jadi karena adanya royalti yang perlu dibagi pada agensi. Berdarkan dari alasan personil SLANK, mereka menyadari bahwa sebagai musisi, mereka tidak punya dana pensiun. Satu-satunya sumber penghasilan mereka nanti di masa tua nanti ialah karya mereka saat ini, makanya member SLANK memutuskan keluar dari agensinya untuk menjaga royalti karya mereka.
3. Musisi Indie yang Sukses
Buat lo yang mau terjun atau putar arah jadi indie, jangan ragu karena beberapa musisi ini bisa jadi inspirasi lo buat terus berkarya sebagai musisi indie.
Tulus

Sumber: instagram/@tulusm Pria kelahiran 1987 ini memulai karirnya di tahun 2011 lalu sebagai penyanyi indie, alasannya sendiri karena track lagu ciptaannya ditolak oleh 5 label rekaman sekaligus. Penolakan engga bikin Tulus nyerah gitu aja, akhirnya dia nekat untuk lauching lagu sendiri yang berakhir dengan kesuksesannya sebagai salah satu penyanyi Indonesia dengan nama besar sekarang.
Mocca

Sumber: instagram/@moccaofficial Band asal bandung ini terbentuk dari sekumpulan mahasiswa ITB yang kebetulan punya ketertarikan yang sama di bidang musik. Meskipun berawal dari sekumpulan mahasiswa aja, tapi seiring berkarirnya mereka, Mocca bisa melebarkan sayapnya sampe ke luar negeri. Bahkan salah satu indie records di Jepang, Excellent Records mau kerjasama buat project bareng, lho .
Payung Teduh (Parade Hujan)

Sumber: instagram/@payungteduhofficial Lo pasti udah enggak asing kan sama nama band Payung Teduh? Band ini debut tahun 2007 lalu sebagai band indie, lho . Tapi sekarang namanya udah berubah jadi Parade Hujan pasca comeback nya drumer mereka, setelah sebelumnya memutuskan buat ninggalin band di 2017.
Meskipun berdiri sendiri tanpa adanya management yang mengatur jadwal dan membantu promosi, sebuah band indie memiliki keuntungan dengan kebebasan dalam berkarya. Bagi seorang musisi, jadi diri lo sendiri pasti lebih penting kan dari pada harus di setir agensi terus-terusan? Dengan jadi indie juga, lo bisa lebih banyak explor tentang musik sehingga lo bisa nemuin musik yang bener-bener diri lo banget. Buat lo yang penasaran sama hal-hal seputar musik, lifestyle , dan tempat hangout terkini, lo bisa kunjungi blog Evoria untuk informasi terbaru. Di blog evoria lo bisa nemuin banyak konten yang millenial dan gen z banget.

Tentang artikel ini
Artikel ini masuk kategori Musik di EVO Up To Date, kanal berita dan cerita Evoria seputar musik, film, seni, desain, fashion, dan gaya hidup anak muda Indonesia.
Kami menulis soal rilisan baru, tren yang lagi ramai, dan hal-hal yang sering terlewat dari obrolan sehari-hari — dari kenapa sebuah lagu bisa terus terngiang sampai apa yang terjadi di balik layar sebuah karya. Tidak semuanya berat, dan memang tidak dimaksudkan begitu.
Setiap artikel yang lo baca di Evoria menambah poin yang bisa ditukar dengan merchandise dan hadiah lain. Telusuri artikel lain di kategori yang sama, atau lihat seluruh kabar terbaru di halaman EVO Up To Date.


