facebook-img
Alasan Gultik Jadi Kuliner Wajib di Blok M

Alasan Gultik Jadi Kuliner Wajib di Blok M

Musik

Januari 21, 2025 | views : 563

Kalau kalian lagi di Blok M, rasanya tidak lengkap kalau tidak duduk di pinggir jalan sambil nikmatin seporsi gulai hangat alias gultik. Meskipun punya porsi yang sedikit, tapi rasanya bikin nagih, dan harganya juga bersahabat, makanya gultik selalu berhasil jadi tujuan wajib buat yang cari makan enak tanpa ribet di Blok M. Tapi gultik bukan cuma soal gulai pinggir jalan aja. Di Blok M, kalian juga dapat suasana santai khas Jakarta yang nggak bisa ditemui di tempat lain. Duduk bareng sama teman atau sekadar liat orang lalu-lalang sambil makan, ada aja vibe -nya yang bikin betah. Yuk, cari tau kenapa gultik jadi favorit banyak orang dan banyak tersebar di kawasan Blok M!

Awal Mula Banyak Gultik di Blok M

Awalnya gultik di Blok M itu cuma satu-dua penjual yang mangkal di sekitar jalanan kecil dekat Terminal Blok M. Dulu mereka buka buat jadi opsi makan malam murah buat supir angkot, penumpang, atau siapa aja yang kelaparan malam-malam. Karena lokasinya yang strategis dan makanannya gampang disukai banyak orang, lambat laun nama “Gultik” (singkatan dari Gulai Tikungan) jadi dikenal luas. Melihat banyaknya orang yang mampir, penjual lain mulai ikut mangkal di area yang sama. Nggak butuh waktu lama, gultik berkembang jadi deretan pedagang gulai yang bikin jalanan kecil ini penuh tiap malam. Sekarang gultik udah jadi ikon Blok M, bukan cuma buat warga Jakarta, tapi juga buat orang luar Jakarta dan para wisatawan yang mau nyobain makanan khas street food lokal.

Alasan Gultik Banyak yang Cari

Gultik banyak dicari karena rasanya yang enak tapi tetap ramah di kantong. Porsinya yang kecil juga bikin orang nggak keberatan nambah, apalagi kalau lagi makan sambil nongkrong sama teman. Untuk anak muda yang sering hangout di Blok M, harga yang murah ini jadi nilai plus tersendiri karena bisa sesuai dengan kantong. Selain itu, suasana makannya juga jadi daya tarik. Duduk santai di tikar atau kursi kecil pinggir jalan sambil menikmati udara malam Jakarta bikin pengalaman makan di pedagang gultik terasa beda. Ditambah lagi, lokasinya yang strategis di tengah keramaian Blok M bikin tempat ini gampang dijangkau, jadi pas buat ngisi perut habis jalan-jalan atau hangout. Tidak heran kalau pedang gultik di Blok M selalu ramai pengunjung kan?

Rekomendasi Spot Gultik di Blok M

Ada banyak penjual gultik yang ada di Blok M, supaya tidak salah tempat, berikut ini ada beberapa rekomendasi spot gultik di Blok M yang bisa kalian kunjungi. Gultik Barito Jl. Melawai Raya No.197 Jakarta Selatan. Dibandingkan dengan porsi rata-rata gultik Blok M, porsi yang disajikan penjual gultik di depan gereja barito cukup banyak karena mereka punya tagline “Satu Porsi Cukup” yang bahkan dituliskan di bio Instagram. Namun untuk menikmati gultik barito kalian butuh cukup effort karena pengunjungnya jauh lebih banyak dibandingkan penjual gultik lainnya. Gultik Blok M Plaza Jl. Bulungan Di samping hingga belakang Blok M Plaza terdapat belasan bahkan puluhan penjual gultik yang buka dari sore hingga malam hari di pinggir jalan. Semua gultik yang dijual di kawasan ini dijual seharga Rp. 10,000 saja per piringnya. Kalian bisa menikmati ramainya suasana malam di Blok M sambil makan gultik di pinggir jalan dari spot ini. Ada beberapa penjual kuliner lain yang bisa kalian cicipi di kawasan ini juga, lho . Gultik Depan Hanamasa Jl. Barito II Tempat gultik lainnya yang bisa kalian kunjungi saat di Blok M terletak di depan Hanamasa. Meskipun punya harga yang murah tapi dibandingkan dengan porsi gultik yang ada di sekitar Blok M Plaza, porsi nasinya lebih banyak di depan Hanamasa ini. Ada berbagai sate juga yang bisa kalian makan sambil makan gultik, tertarik mau coba?

Kalau lagi main ke Blok M, tidak ada salahnya mampir dan cobain sendiri kenapa pedagang gultik ini selalu ramai. Siapa tahu, setelah coba satu porsi, kalian jadi punya alasan buat balik lagi ke Blok M dan makan gultik pinggir jalan lagi. Jika kalian suka bahas topik musik, tempat hangout seru, lifestyle , dan segala hal yang nyambung banget sama vibe Gen Z dan milenial, langsung aja cek blog evoria.id untuk konten-konten yang asik dan relatable lainnya.

Cek Berita Lainnya
hiasan-kanan-bawah

Tentang artikel ini

Artikel ini masuk kategori Musik di EVO Up To Date, kanal berita dan cerita Evoria seputar musik, film, seni, desain, fashion, dan gaya hidup anak muda Indonesia.

Kami menulis soal rilisan baru, tren yang lagi ramai, dan hal-hal yang sering terlewat dari obrolan sehari-hari — dari kenapa sebuah lagu bisa terus terngiang sampai apa yang terjadi di balik layar sebuah karya. Tidak semuanya berat, dan memang tidak dimaksudkan begitu.

Setiap artikel yang lo baca di Evoria menambah poin yang bisa ditukar dengan merchandise dan hadiah lain. Telusuri artikel lain di kategori yang sama, atau lihat seluruh kabar terbaru di halaman EVO Up To Date.

Banner

PERINGATAN:

KARENA MEROKOK, SAYA TERKENA KANGKER TENGOROKAN

LAYANAN BERHENTI MEROKOK (0800-177-6565)

Banner

Next on queue

I Need YouLightspace05:21
Kita Rayakan PerpisahannyaDiffa Chandra05:58
Di Balik RealitaSnapburn04:30
Pluviophile SongMichelle Limanjae03:29
Crystal VisionSandstrom of Youth03:32
Debar AsmaraKidunghara03:47
This Is UnfairnessElin Henreitha03:49
UlemanBasajan02:33
RinduDaniel Rumbekwan03:15
OutlierJoy Manifesto03:56
Ia Menuruni Bukit ItuBatu Besi Pasir04:11
Aku dan MusikJuzzer03:03
Asmara AdindaLyft04:35
Love ParadoxAlvin Wardiman04:50
Stay In LineJuicebox03:50
Is It Worth? (It Ain't)Salim Lubis03:40
Kisah SehariJelaga02:56
Cover art for I Need You

I Need You

Lightspace