
5 Festival Musik Terbesar di Dunia
Desember 22, 2023 | views : 557
Sumber: www.promosa.com Festival musik merupakan sebuah acara megah di mana banyak musisi berkumpul, dalam dunia musik sendiri biasanya acara festival musik dilakukan setiap tahun dengan skala besar hingga mendatangkan musisi mancanegara. Bukan itu saja, panggung yang digunakan untuk festival musik juga biasanya dibuat lebih megah dari biasanya sehingga membuatnnya spesial, lho . Hal tersebutlah yang membuat banyak penggemar musik di seluruh dunia sangat menantikan festival musik. Euforia yang mengudara selama festival musik berlangsung, serta momen yang dihabiskan bersama orang dengan preferensi musik yang sama membuat festival musik menjadi agenda yang paling ditunggu. Dari sekian banyak festival musik yang ada di berbagai negara, berikut ini adalah 5 festival musik terbesar dan termegah yang paling ditunggu oleh para musisi maupun pecinta musik di seluruh dunia. Yuk cari tau ada festival apa saja yang memiliki skala acara yang besar!
1. Coachella

Sumber: www.kcrw.com Festival musik kelas dunia ini diselenggarakan setiap tahunnya di Indio, California, Amerika Serikat atau lebih tepatnya di Coachella Valley, Colorado Desert. Biasanya festival ini digelar di bulan April selama 2 pekan berturut-turut, oleh karena itu, tidak heran jika Coachella memiliki list panjang musisi yang hadir. Sebagai festival musik dengan peminat tertinggi di dunia, Coachella menampilkan banyak sekali artis dan musisi terkenal dari berbagai genre musik, seperti rock, hip hop, EDM, indie, K-pop, dan masih banyak lagi. Selain musik lo juga bisa menemukan banyak unsur seni lain selama festival ini berlangsung seperti fashion dan tata panggung yang totalitas.
2. Glastonbury

Sumber: www.nme.com Diselenggarakan di lapangan hijau membuat festival ini menjadi festival lapangan hijau terbesar yang ada di dunia. Festival Glastonbury awalnya didirikan pada tahun 1970 oleh seorang peternak sapi perah bernama Michael Eavis. Kota yang menjadi tuan rumah bagi festival ini setiap tahunnya adalah Pilton, Somerset, Inggris. Mulanya Glastonbury bukanlah festival yang diselenggarakan setiap tahun, namun mulai tahun 1981 festival ini menjadi acara tahunan, tetapi meskipun begitu dalam 5 tahun sekali festival ini memiliki libur yang dinamai “ fallow year ” untuk memperbaiki rumput yang ada di tempat acara. Seni yang ditampilkan dalam festival ini juga jauh lebih beragam seperti musik, teater, sirkus, kabaret, tari, dan seni kontemporer lainnya.
3. Ottawa Bluesfest

Sumber: www.soundcheckentertainment.ca Pertama kali digelar pada tahun 1994, festival musik yang diselenggarakan di Ottawa, Ontario, Kanada. ini berlangsung selama 10 hari dengan berbagai musisi lokal dan internasional sebagai pengisi acara. Festival ini juga menjadi festival musik terbesar ke-3 di Amerika Utara, lho . Evorian ada yang pernah ikut? Biasanya bulan Juli adalah bulan untuk menggelaran acara ini, sehingga pengunjung bisa menikmati musim panas mereka di area outdoor yang menjadi tempat festival berlangsung. Festival ini bukan hanya tentang mendengarkan musik, tetapi juga tentang merayakan keberagaman seni musik dari beragam genre yang ditampilkan.
4. Tomorrowland

Sumber: tomorrowlandbelgium.press.tomorrowland.com Berikutnya sedikit berbeda dari sebelumnya karena festival ini fokus pada musik EDM. Pertama kali diadakan pada 2005 lalu, festival ini hanya diselenggarakan selama satu hari saja, namun seiring bertambahnya waktu, festival ini mengalami penambahan hari karena tingginya minat penonton. Bahkan di tahun 2022 lalu, Tomorrowland diselenggarakan selama 3 pekan. Berlokasi di Boom, Flanders, Belgia, festival ini selalu meriah dengan derokrasi panggung yang megah dan mengagumkan, mereka juga menyajikan tata cahaya panggung yang keren, lho . Bagi lo yang suka musik EDM, house, drum dan bass, tekno, dan trance pasti akan senang banget seru-seruan di festival ini.
5. Snowbombing

Sumber: www.everfest.com Pernah terpikir untuk menikmati acara musik di tengah pegunungan salju? Festival ini memiliki konsep unik karena diadakan di tengah area ski di Mayrhofen, Austria. Sesuai dengan konsep acaranya, biasanya Snowbombing diselenggarakan di akhir tahun, lebih tepatnya pada bulan Oktober, November, atau Desember. Waktu pelaksaannya tersebut tentu saja menyesuaikan musim dingin yang biasanya ada di akhir tahun. Festival ini tidak hanya menampilkan penampilan dari artis-artis musik terkenal, tetapi juga memberikan pengalaman yang luar biasa dengan konser di panggung terbuka di tengah salju, pesta di gondola, dan pertunjukan di pegunungan Alpen. Untuk genre nya sendiri, festival ini menghadirkan elektronik, hip-hop, hingga musik indie.
Meskipun berada jauh dari lokasi tempat diadakannya festival, beberapa orang bahkan rela untuk menempuh perjalanan jauh hingga menggeluarkan uang lebih demi bisa menonton beberapa festival musik di atas, lho. Gimana menurut lo, mau ikut nonton juga tidak jika punya kesempatan? Kalo lo mau terus update tentang dunia musik dan topik seputar anak muda lainnya, klik ini ya! Dari mulai info musik terkini, hingga tempat hangout kekinian untuk akhir pekan, semua bisa lo temui di Blog Evo!

Tentang artikel ini
Artikel ini masuk kategori Musik di EVO Up To Date, kanal berita dan cerita Evoria seputar musik, film, seni, desain, fashion, dan gaya hidup anak muda Indonesia.
Kami menulis soal rilisan baru, tren yang lagi ramai, dan hal-hal yang sering terlewat dari obrolan sehari-hari — dari kenapa sebuah lagu bisa terus terngiang sampai apa yang terjadi di balik layar sebuah karya. Tidak semuanya berat, dan memang tidak dimaksudkan begitu.
Setiap artikel yang lo baca di Evoria menambah poin yang bisa ditukar dengan merchandise dan hadiah lain. Telusuri artikel lain di kategori yang sama, atau lihat seluruh kabar terbaru di halaman EVO Up To Date.


