
4 Fashion Week Populer yang Jadi Impian Para Desainer
April 26, 2024 | views : 563
Sebagai penikmat fashion pasti lo udah nggak asing dengan 4 kota ini nih. Yes! Milan, Paris, London, dan juga New York jadi 4 kota pusatnya mode dunia. Tentu julukan ini disematkan bukanlah tanpa alasan. Ada sejarah panjang yang terukir hingga akhirnya 4 kota ini layak mendapatkan julukan tersebut. Namun sebelum membahas 4 perhelatan fashion week yang paling berpengaruh di dunia, lo perlu paham nih kenapa 4 kota tersebut jadi kiblatnya fashion dunia. Berikut beberapa penjelasannya buat lo, Evorian!
1. Sejarah dan Warisan Budaya yang Tak Terlupakan

Baik Milan, Paris, London, dan New York, keempatnya terbukti memiliki sejarah yang panjang dalam industri mode. Di Paris kemunculan mode pertama kali muncul sejak abad ke-17 dimana pada abad tersebut para keluarga bangwasan begitu lekat dengan gaya hidup mewah dan elegan yang mencerminkan budaya aristokrat dan seni hidup yang kaya. Berbeda dengan Paris, Milan memiliki dikenal dengan tradisi kerajinannya yang begitu kental dengan kualitas produk lewat keahlian para pengrajin dalam proses pembuatannya sejak abad pertengahan. Sedangkan London dikenal lewat kreativitas dan inovasi mode yang ciptakan. Salah satunya munculnya gerakan Pink and Rock Style pada tahun 1970 yang begitu eksentrik. Sedangkan New York begitu kenal dengan gaya urban style dan streetwear yang akhirnya mengilhami banyak designer untuk membuat fashion yang santai dan nyaman. Tak hanya itu, keberagaman etnis dan budaya membuat New York memiliki pengaruh yang besar di industri fashion.
2. Terdapat Banyak Desainer Terkenal

Tak bisa dipungkiri banyak brand terkenal yang lahir dari Milan, Paris, London, New York. Paris begitu dikenal dengan munculnya brand Chanel, Dior, dan Louis Vuitton. Kemunculan Prada, Gucci, dan Versace di Milan membuat kota ini jadi surganya para pecinta fashion dunia. Sedangkan London lewat desainer seperti Vivienne Westwood menjadi ikon dalam membentuk identitas mode London yang kental dengan gaya street style . London juga menjadi kota kelahiran dari brand terkenal seperti Burberry, dan Alexander McQueen. Budaya fashion yang santai namun tetap menampilkan gaya old money tidak lepas dari pengaruh Ralph Lauren, seorang fashion designer asal Amerika yang membawa pengaruh besar dengan gaya Amerika yang terlihat santai. Tak hanya Ralph Lauren, ada Calvin Klein, dan Marc Jacobs yang juga desainer terkenal di dunia.
3. Terdapat Kekuatan Ekonomi dan Media

Sebagai kota yang terkenal sebagai pusat bisnis tentu membuat Milan, Paris, London, dan New York menarik para investor, sehingga memungkinkan perusahaan mode mendapatkan dukungan secara finansial yang begitu kuat. Lewat dukungan finansial ini maka banyak rumah-rumah mode terus tumbuh dan berkembang dalam menciptakan kreativitas serta inovasi. Tak hanya kekuatan dari segi ekonomi, keempat kota tersebut juga memiliki media yang begitu lekat dengan dunia fashion . Munculnya Vogue, Elle, Grazia, Harper's Bazaar, hingga i-D Magazine memiliki pengaruh yang besar dalam menentukan tren serta mempromosikan para desainer terkenal di dunia. Selanjutnya untuk menguatkan eksistensi Milan, Paris, London, dan New York sebagai pusatnya mode fashion , tentu kehadiran 4 fashion week ini menentukan berbagai tren serta gaya dalam industri fashion setiap tahunnya.
1. Paris Fashion Week

Salah satu perhelatan yang paling prestisius di dunia fashion tentu saja Paris Fashion Week. Perayaan mode ini sudah berlangsung sejak 1945 dan menjadi perhelatan fashion yang paling ditunggu-tunggu oleh para penikmat fashion dari seluruh dunia. Paris Fashion Week terdiri dari dua musim setiap tahunnya yang diberi nama Paris Fashion Week Haute Couture yang biasa diadakan pada bulan Januari dan Juli lalu ada Paris Fashion Week Ready-to-Wear yang diadakan pada bulan Februari atau Maret dan September atau Oktober.
2. Milan Fashion Week

Selanjutnya ada Milan Fashion Week yang sudah diselenggarakan sejak tahun 1958 oleh Camera Nazionale della Moda Italiana (CNMI). Di dunia mode, Milan Fashion sering mempersembahkan koleksi yang mencerminkan keanggunan dan keahlian kerajinan Italia. Biasanya MFW terdiri dari dua musim utama setiap tahunnya yaitu Milan Fashion Week Men's yang menampilkan berbagai koleksi pria dan Milan Fashion Week Women's yang akan menampilkan koleksi wanita.
3. London Fashion Week

Didirikan pada tahun 1984, London Fashion Week menjadi ajang untuk mempromosikan desainer mode Britania Raya. Tak hanya akan menampilkan koleksi dari brand terkenal asal Britania Raya seperti Burberry, Alexander McQueen, Vivienne Westwood, Christopher Kane, tapi kehadiran London Fashion Week menjadi wadah bagi para desainer muda yang berbakat untuk memperkenalkan karya mereka. Sama seperti perhelatan fashion show lainnya, London Fashion Week juga memiliki dua musim yaitu London Fashion Week Men's untuk mengenalkan koleksi pria dan London Fashion Week Women's untuk mengenalkan koleksi wanita.
4. New York Fashion Week

Diselenggarakan pertama kali pada tahun 1943 oleh Eleanor Lambert, direktur pers organisasi promosi pertama industri mode Amerika, New York Dress Institute dengan nama Press Week. Pameran busana ini memberikan kesempatan kepada perancang Amerika kepada wartawan mode. Tujuan tentu agar bisa meningkatkan industri mode Amerika. Hingga pada tahun 1993, Press Week resmi berganti nama menjadi New York Fashion Week untuk membuat acara pekan mode yang lebih terpusat. Biasanya NYFW diadakan dua kali setahun, yaitu NYFW musim gugur atau musim dingin pada bulan Februari atau Maret dan NYFW musim semi atau musim panas pada bulan September. Kehadiran 4 fashion week terpopuler ini tentu memiliki peran yang begitu penting dalam menentukan tren dan gaya dalam industri mode global. Nah, buat lo Evorian yang punya ketertarikan dengan dunia fashion , pantengin terus Instagram evoria.id buat update fashion yang sedang populer.

Tentang artikel ini
Artikel ini masuk kategori Musik di EVO Up To Date, kanal berita dan cerita Evoria seputar musik, film, seni, desain, fashion, dan gaya hidup anak muda Indonesia.
Kami menulis soal rilisan baru, tren yang lagi ramai, dan hal-hal yang sering terlewat dari obrolan sehari-hari — dari kenapa sebuah lagu bisa terus terngiang sampai apa yang terjadi di balik layar sebuah karya. Tidak semuanya berat, dan memang tidak dimaksudkan begitu.
Setiap artikel yang lo baca di Evoria menambah poin yang bisa ditukar dengan merchandise dan hadiah lain. Telusuri artikel lain di kategori yang sama, atau lihat seluruh kabar terbaru di halaman EVO Up To Date.


