
Berasal dari Bandung, Indonesia, RAJAKELANA sejak 2018 menapaki jalur yang ambisius dalam merumuskan lirik berbahasa Indonesia ke dalam lanskap musik rock. Kuartet yang terdiri dari Teguh Rama dan Srikandi Herbatari (vokal), Andika Megaswara (gitar), dan Daniel Yedija (bas) ini meracik karakter bunyi yang memadukan kekuatan riff, kedalaman melodi, serta identitas kultural yang kuat.
Debut mereka dimulai pada 2018 lewat EP berisi empat lagu bertajuk Bahadur, sebuah penanda kemunculan RAJAKELANA di skena musik Indonesia dengan suara yang tegas dan berbeda. Menyerap pengaruh dari para raksasa rock era 1970-an seperti Black Sabbath, Deep Purple, hingga Rhoma Irama bersama Soneta Group, RAJAKELANA membangun lanskap sonik yang khas—mempertemukan energi rock klasik dengan warisan musikal Indonesia dalam satu tarikan napas.
Memasuki 2026, RAJAKELANA memperkenalkan formasi anyar dengan bergabungnya Andika Megaswara pada gitar dan Daniel Yedija pada bas. Kini tampil sebagai kuartet dengan daya ledak musikal yang semakin solid serta visi artistik yang kian matang, RAJAKELANA bersiap melangkah lebih jauh, menjangkau pendengar lintas batas.
RAJAKELANA di EVO Loudroom
RAJAKELANA adalah salah satu musisi dan seniman yang tampil di EVO Loudroom, ruang yang dibuat Evoria untuk kreator yang karyanya sudah matang tapi belum banyak yang tahu. Di sini mereka bisa menampilkan karyanya apa adanya, tanpa harus menunggu diundang siapa pun.
Lewat tautan di halaman ini lo bisa langsung mampir ke kanal resmi RAJAKELANA untuk dengerin karyanya lebih lengkap dan ngikutin apa yang lagi mereka kerjain. Dukungan sekecil mendengarkan dan membagikan karyanya berarti banyak buat musisi yang lagi merintis.
Mau nemu musisi lain dengan cerita serupa? Telusuri profil artis lainnya di EVO Loudroom, atau kirim karya lo sendiri saat periode submission berikutnya dibuka.



